Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang
Informasi baru nih bro, bagi yang kepengen belajar seo bisa mengikuti kontes seo dari cintapandeglang.com. Kontes SEO yang bertema Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 2009 pukul 00.00 WIB sampai dengan 17 November pukul 24.00 WIB. Hadiahnya sangat menggiurkan mulai dari Notebook Acer, Blackberry Javelin 8900 dan sejumlah uang tunai.
Tujuan dari Kontes SEO Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang ini adalah untuk lebih memperkenalkan objek wisata di pandeglang kepada dunia, jadi tidak ada salahnya kita membantu untuk mengenalkan ke dunia.
Objek Wisata yang akan saya angkat dalam tulisan kali ini adalah Taman Wisata AlamĀ Carita.
I. Selayang Pandang
Pada awalnya, Taman Wisata Alam (TWA) Carita merupakan kawasan hutan lindung. Mengingat keberadaannya sangat potensial bagi pengembangan tempat rekreasi, apalagi didukung oleh panorama alamnya yang rancak danĀ kekayaan flora-faunanya yang beragam, maka pemerintah pusat pada 15 Juni 1978 melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 440/Kpts/Um/6/1978 menetapkannya sebagai Taman Wisata Alam Carita dengan luas areal sekitar 95 hektar.
Tanggal 4 Juni 1980, pengelolaan hutan wisata di Indonesia memasuki babak baru. Kebijakan ini merupakan realisasi dari Surat Keputusan Direktur Jenderal Kehutanan Republik Indonesia Nomor 330/Kpts/I/80 pada tanggal 14 Juni 1978, di mana Perum Perhutani ditunjuk sebagai pengelola TWA yang terdapat di Pulau Jawa, tak terkecuali TWA Carita.
Namun, kebijakan ini hanya berlaku sampai tahun 1990, karena pada tanggal 4 Juni 1990 pemerintah merevisi kebijakan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 284/Kpts-II/1990. Sebagai tindak lanjut dari keputusan tersebut, kemudian disusunlah Rencana Karya Lima Tahun Tahap II sebagai dasar pengelolaan TWA yang lebih terarah dan terinci.
II. Keistimewaan
TWA Carita terbilang istimewa. Di kawasan ini terhimpun beberapa destinasi obyek wisata yang menarik. Selain wisata hutan dan gunung, kawasan ini tepat sekali dijadikan tempat tujuan wisata tirta (air) dan wisata pendidikan. Arealnya yang membentang luas memberi cukup ruang kepada pengunjung untuk melakukan berbagai kegiatan.
Bagi penyuka wisata hutan dan gunung, dapat melakukan berbagai kegiatan di kawasan ini, seperti menikmati keindahan panorama alam, photo hunting, dan berkemah. Kondisi jalan setapak yang berkelok-kelok sampai ke tengah hutan dan didukung oleh kontur medan yang cukup menantang, tentu sayang sekali jika dilewatkan begitu saja oleh pecinta olahraga lintas alam.
Sementara itu, bagi penyuka wisata tirta dianjurkan untuk mengunjungi lokasi sekitar perairan yang terdapat di dalam kawasan tersebut. Di sini, pengunjung dapat melakukan aktivitas memancing, berperahu mengelilingi kawasan sekitar, atau sekadar bersantai di pasir pantai sambil mencari inspirasi dan melepas penat.
Koleksi flora dan faunanya yang begitu banyak sangat berpotensi bagi pengembangan wisata pendidikan. Di kawasan ini, terdapat berbagai kekayaan flora langka, seperti jati (tectona grandis), mahoni (swietenia macrophylla), mahoni afrika (swietenia khaya antoteca), bungur (lagerstromia speciosa), dan lain sebagainya. Terdapatnya kebun percobaan untuk mengembangkan stek pucuk meranti (shorea selanica) di kawasan tersebut, kian menambah daya tarik TWA Carita.
Bila beruntung, pengunjung dapat melihat kekayaan faunanya, seperti tando (petaurista elegans), babi hutan (susvitatus), kera ekor panjang (macaca fascicularis), lutung (tachypitechus auratus), biawak (varanus salvator), ular sanca (phyton sp), kelelawar, alap-alap (falco moluccensis), elang (spilornis cheela), dan aneka jenis burung.
Setelah puas berada di tempat ini, pengunjung dapat menikmati suasana lain dengan mengunjungi Pantai Carita dan Air Terjun Curug Gendang yang tidak terlalu jauh jaraknya dari kawasan TWA Carita.
II. Lokasi
Secara administratif, Taman Wisata Alam Carita masuk dalam wilayah Desa Sukaraja, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Indonesia.
IV. Akses
Dari Jakarta, terdapat tiga alternatif rute perjalanan menuju Taman Wisata Alam (TWA) Carita. Pertama, rute Jakarta-Serang-Pandeglang-Labuan-TWA Carita dengan jarak tempuh sekitar 160 kilometer. Kedua, rute Jakarta-Serang-Cilegon-Anyer-TWA Carita dengan jarak tempuh sekitar 170 kilometer. Ketiga, rute Jakarta-Serang-Palima-Batukuwung-TWA Carita dengan jarak tempuh sekitar 160 kilometer. Sedangkan dari Bogor, dapat mengambil rute Bogor-Rangkasbitung-Pandeglang-Labuan-TWA Carita dengan jarak tempuh sekitar 150 kilometer. Perjalanan melalui rute-rute tersebut juga dapat diakses dengan menggunakan bus atau taksi, baik dari Jakarta maupun dari Bogor.
V. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Pengunjung yang ingin menginap tidak perlu cemas karena di kawasan Taman Wisata Alam Carita terdapat home stay, pesanggrahan, dan wisma dengan berbagai tipe. Disediakannya camping ground yang luas dan aman dapat digunakan pengunjung yang ingin menikmati kawasan ini dengan berkemah.
Berbagai fasilitas lainnya juga tersedia di sini, seperti pusat informasi pariwisata, pos jaga, balai penelitian hutan, mushola, area parkir, arena bermain anak-anak, kopel, pondok-pondok wisata, shelter-shelter, lapangan tenis, dan jasa persewaan perahu.
Popularity: 51% [?]
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.



Benar-benar keterangan mendetail tentang salah satu objek wisata di Pandeglang nih, thanks atas infonya. benar-benar informatif.
btw, mas sedang ikut kontes SEO ya? selamat bertanding. Good Luck!!!
kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang